Matahari dan bulan mengelilingi Bumi, Kebenaran AL-Quran

Matahari & bulan mengelilingi bumi, Kebenenaran Quran

sains sdh meracuni banyak orang,Sedangkan Islam, berdasarkan paham ontologisnya, melihat aksiologi sains itu berdasarkan nilai-nilai yang lebih tinggi, yang bukan saja material. Sehingga dalam Islam ilmu akan disebut sains kalau ia mempunyai tujuan potistif secara fisikal dan metafisikal. Inilah yang disebut dengan maqaashid syari’ah. Untuk memahami misteri atau hakekat sesuatu maka dikaji atau difahami dulu tentang paham wujud (ontology), paham alam (cosmology), paham ilmu (epistemology), paham metodologi (methodology), dan paham nilai (value) dalam Islam. Kita terlalu banyak tertipu oleh silaunya sains Barat secara fundamental sebagai tantangan dan rival terberat bagi Islam dalam konteks keilmuan. Karena Barat-lah yang’ mengganti’ ilmu ALLAH.
Perlu jg memahami jenis n macam , panca indera eksternal, yang meliputi peraba (touch), perasa (taste), pencium (smell), pendengaran (hearing), dan penglihatan (sight);

Kedua, panca indera internal, yakni indera bersama (common sense atau …al-hiss al-musytarak), representasi (representaion atau al-khayaliyyah), estimasi (estimation atau al-wahmiyyah), rekoleksi (retention/recollection atau al-hafizah/al-dhakirah), imaginasi (imagination atau al-khayal/al-mutakhalliyyah).
Teori copernicus yang menyatakan “bumi bundar, ia adalah planet yang berukuran sedang yang berputar pada porosnya selama 24 jam per hari, sekaligus berputar mengelilingi matahari per tahun 365 hari pada sekali putar” sudah siapkah dan beranikah bertanggung-jawab kepada ALLAH atas mana yang kita imani, teori Copernicus atau Qur’an dan hadist? Dijelaskan bagaimana matahari yang bergerak naik,bukannya bumi yang mengitari matahari.

Demi waktu matahari sepenggalahan naik(QS 93:1)

Kemudian dijelaskan bahwa matahari dan bulanlah yang beredar

menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan.(QS 39:5)
menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan(QS 35:13)
Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya.(QS 36:40)
DIA tundukkan matahari dan bulan masing-masing berjalan sampai kepada waktu yang ditentukan(31:29)
matahari dan bulan yang terus menerus beredar (dalam orbitnya).(QS 14:33)
Dan DIAlah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.(21:33)

Dijelaskan bahwa matahari dan bulanlah yang bergerak sesuai dengan Kehendak ALLAH

RABB langit dan bumi dan apa yang berada di antara keduanya dan RABB tempat-tempat terbit matahari.(QS 37:5)
Dan kamu akan melihat matahari ketika terbit, condong dari gua mereka ke sebelah kanan, dan bila matahari terbenam menjauhi mereka ke sebelah kiri sedang mereka berada dalam tempat yang luas dalam gua itu(QS 18:17)
dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan YANG MAHA PERKASA.(QS 36:38)
Dan DIAlah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.(QS 13:2)
Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbit matahari(QS 18:90)
dia melihat matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam(QS 18:86)
ALLAH yang memelihara kedua tempat terbit matahari dan RABB yang memelihara kedua tempat terbenamnya(QS 55:17)

Bumi pada waktu terbenamnya menjelang terbitnya sudjud kepada ALLAH

Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada ALLAH bersujud apa yang ada di langit, di bumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang yang melata(QS 22:18)
“Sesungguhnya tanda yang pertama ialah terbitnya matahari dari barat atau binatang Daabah, yang satu dibelakang yang lain, kemudian Nabi menerangkan: yang demikian itu, bahwa tiap matahari terbenam, ia sujud di bawah Arsy, kemudian minta izin untuk terbit, lalu tidak diizinkan hingga bila ALLAH menghendaki terbit dari barat. Maka ketika ia sujud di bawah Arsy lalu minta izin untuk terbit, tidak diizinkan, kemudian minta izin lagi, juga tidak diizinkan, sehingga ia merasa umpama diizinkan sudah tidak akan sampai ke ujung timur (tempat terbitnya) lalu ia berkata: Ya RABB ku alangkah jauhku dari insan. Dan ketika pada malam hari ia kembali minta izin, lalu diperintah: Terbitlah dari tempatmu.” (HR. Abu Laits dg sanad dari Abu Zar’ah dari Amr mendengar cerita dari Marwah tentang tanda-tanda kiamat).

Dalam sebuah hadits disebutkan, “Diriwayatkan dari Abu Dzar Radhiyallahu Anhu berkata,’Suatu hari Nabi Shallallahu Alahi wa Sallam bersabda,’Tahukah kamu ke mana matahari ini pergi?’Para sahabat menjawab,’Allah dan Rasulnya yang lebih menge…tahui’. Lantas Rasulullah Shallallahu Alahi wa Sallam bersabda,’Perjalanan matahari ini berakhir di suatu tempat yang telah ditetapkan di bawah ‘Arsy, lalu merebahkan diri untuk bersujud. Ia tetap berada dalam keadaan tersebut, sehinggalah diperintahkan kepadanya,’Bangunlah dan kembalilah ke tempat mana kamu datang.’Kemudian matahari kembali sehingga dia terbit dan berputar sebagaimana biasa. Matahari terus beredar lagi sehingga sampai di suatu tempat yang di tetapkan di bawah Arsy lalu merebahkan lagi dirinya untuk bersujud. Ia juga tetap berada dalam keadaan demikian hingga diperintahkan kepadanya,’Bangunlah dan kembalilah ke tempat mana kamu datang.’Matahari kembali lagi sehinggalah ia terbit dan berkeliling sebagaimana biasa tanpa diketahui oleh manusia dan berakhir pada tempat yang telah ditetapkan di bawah Arsy, lalu bersujud dan tetap dalam keadaan demikian, sehingga akhirnya diperintahkan kepadanya,’Bangunlah dan terbitlah di sebelah barat’. Rasulullah Shallallahu Alahi wa Sallam terus bersabda,’Tahukah kamu kapankah itu akan terjadi? Itu akan terjadi ketika tidak berfaidah lagi iman seseorang yang tidak beriman sebelumnya atau tidak berusaha mengerjakan kebaikan terhadap imannya’.”(Diriwayatkan Muttafaq Alaihi .Bukhori:4802, Muslim:159, Ahmad:5/145 sebagaimana disebutkan Syaikh Muhammad bin Shaleh Al-Utsaimin, Fatawa arkaanil Islam atau Tuntunan Tanya Jawab Akidah, Shalat, Zakat, Puasa, dan Haji, terj. Munirul Abidin, M.Ag. (Darul Falah 1426 H.), hlm. 39 – 44)
Sabda RasuluLLAH sebagaimana disebutkan diatas, “kembalilah ke tempat mana kamu datang, kemudian matahari kembali sehingga dia terbit” menunjukkan secara jelas bahwa matahari mengelilingi bumi yang meyebabkan matahari terbit dan tenggelamALLAH MAHA KAYA dan MAHA PENCIPTA. bukan hal yang sulit bagi ALLAH menciptakan matahari dalam jumlah banyak (telah diukur-NYA) dengan bentuk dan rupa yang sama persis dengan sebelum-sebelumnya dan terbit/lahir dari timur lalu terbenam di barat setiap harinya. datangnya siang bukan karena terbitnya matahari dan datangnya malam bukan karena ditinggalkan matahari. malam dan siang dicipta sebelum bumi dicipta-NYA. secara logika, karena bumi adalah poros atau obyek utama terbit-terbenamnya matahari, maka tentu bumi harus ada dulu (sama halnya Nabi Adam dicipta dari unsur-unsur tanah bumi, yang tentu buminya harus ada dulu baru kemudian proses selanjutnya ALLAH menciptakan Nabi Adam as). Setelah itu matahari
dimasukkan-NYA ke dalam siang dan bulan ke dalam malam.
QS. An Naazi’at: 29-30 “Dijadikan-NYA malam gelap gulita dan siang terang benderang dan sesudah itu Dia hamparkan bumi.”
QS. An Naba’: 6-7 “Bukankah KAMI telah menjadikan bumi sebagai hamparan (bukan bulatan) dan gunung-gunung sebagai pakunya (agar tidak bergerak)”

Sesungguhnya ALLAH juga telah menciptakan banyak bumi sebagai tempat hunian mahluk alien diliuar bumi kita

QS. Ath Thalaq: 12 “Sesungguhnya ALLAH telah menciptakan tujuh langit dan bumi seperti itu pula.”

Argumentasi logika yang lain adalah: sama sama kita ketahui bahwa tiap negera dibumi ini memiliki satelit yang ditempatkan diluar bumi, pertanyaannya bila bumi mengelilingi matahari, maka bagaimanakah keadaan satelit tersebut ?? Bumi adalah pusat rotasi seluruh benda di galaksi alam raya. Bumi adalah bahan dasar pembuatan alam semesta maka pantas seluruh alam semesta mengitari bumi ini sebagai tasbih atas ketundukan mereka kepada ALLAH dan bukannya bumi yang berputar mengelilingi matahari. Disebutkan
.”Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua hari…kemudian Dia menuju penciptaan langit…lalu Dia berkata kepada langit dan bumi :”Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku…”(Fushshilat:9-12)
“…langit dan bumi itu keduanya dahulu menyatu kemudian Kami pisahkan keduanya.”(Al Anbiya:30).
ALLAH menciptakan gunung gunung dan menancapkannya di atas bumi sehingga bumi itu pun diam.”(HR. Ahmad:11844,Tirmidzi:2369)
“(BaitulLLAH) al harom adalah poros tujuh langit dan tujuh bumi(Akhbar Makkah,dikutip oleh Mujahid dari Syu’ab Al-Iyman karya Imam al Baihaqi)
Jarak langit dan bumi bukanlah jutaan tahun cahaya, pendapat atau teori itu masih sangat mentah apalagi bertentangan dengan Nash yang ada sebagai berikut :
.”… jarak antara langit dengan bumi adalah 500 tahun perjalanan(unta)…”(HR.ad darimi,Thabrani dan Baihaqi)
“…antara langit ketujuh dengan kursi adalah 500 tahun perjalanan(unta),antara kursi dengan air adalah 500 tahun perjalanan dan Arsy berada di atas air dan Alloh berada di atas Arsy…”(HR.ad darimi,Thabrani dan Baihaqi)
Dengan sudut orbit b…ulan terhadap bumi lebih besar daripada sudut orbit matahari terhadap bumi* terhadap equator bumi dan ketika purnama sudut antara bumi,matahari dan bulan 26,67 derajat dan jarak rata-rata permukaan bumi-matahari adalah 800 km,maka dengan aturan sinus kita dapat menentukan jarak bumi-bulan, dengan rumus :
sin 26,67 derajat =0,448851
sin 26,67 derajat = x/800
maka jarak rata-rata dari permukaan bumi ke bulan adalah mendekati 359 km.Tentu saja jarak ke bulan pasti lebih dekat karena bulan bukan kumpulan gas sehingga lebih berat dari matahari.
*Inilah sebabnya kita tak akan pernah melihat bulan berada tepat mendekati 90 derajat di atas kita dan bulan tak akan mendahului serta bertumbukan dengan matahari.

Semakin banyak bukti dalam teknologi canggih yang membuktikan bahwa bumi ini diam(tidak berotasi dan berevolusi)
Berikut ini hasil pengamatan interferometer dalam satelit yang salah satunya membuktikan bumi ini justru diam :
1.Pencitraan melelui satelit membuktikan bahwa bumi berbentuk agak lonjong ke samping kanan dan kirinya,dengan jari jari mendekati 6400 km di daerah equator dan mendekati 6300 km di daerah kutubnya.
Struktrur bumi berdasarkan penelitian eksperimen terkini melalui suatu alat pemicu “trigger effect’ dengan prinsip dasar eksperimen :
‘tatkala kita memberikan serentetan ledakan sehingga frekuensi ledakan melampaui frekuensi ambang batas total partikel lapisan bumi,maka setiap partikel pada lapisan bumi akan memantulkan kelebihan frekuensi, kelebihan frekuensi yang kemudian diterima detektor sesuai dengan jenis partikel zat.’
Prinsip ini diterapkan juga pada teknologi sekarang dalam spektrometri serapan atom.Dengan eksperimen di atas diperoleh hasil :
1.Lapisan inti bumi terdiri dari besi dan nikel cair bersuhu tinggi.
2.Lapisan tengah terdapat sebuah lapisan hampa udara yang berfungsi sebagai gaya ‘levitasi’ yaitu gaya penarik lapisan di atasnya.Lapisan vakum ini seperti yang diterapkan pada bom nuklir untuk menstabilkan posisi U-238.
3.Lapisan luar yang terdiri dari beberapa lapisan batuan dan tanah.
4.Panjang gelombang yang dipancarkan tiap partikel lapisan bersifat simultan, hal inilah yang menjadi bukti bahwa bumi diam,karena jika bumi bergerak maka akan dihasilkan panjang gelombang yang diskrit, sebagaimana analisis yang dihasilkan pada pembacaan seismograf
2.Tidak adanya pancaran gelombang kejut berbentuk kerucut pada seluruh sisinya.
3.Permukaan bumi tidak rata.
Dalam kaidah aerodinamika dan hidrodinamika,jika bumi benar-benar bergerak dengan kecepatan rotasi mendekati 1 mach(mendekati 333 m/s) dan berevolusi dengan kecepatan mendekati 300 mach, maka seharusnya ditemukan pancaran gelombang kejut yang ditangkap interferometer satelit.
Dengan demikian maka benarlah bumi kita ini memang diam(tidak berotasi dan berevolusi) sehingga tidak ditemukan adanya gelombang kejut berbentuk kerucut tersebut.
“(BaitulLLAAH) al harom adalah poros tujuh langit dan tujuh bumi(Akhbar Makkah,dikutip oleh Mujahid dari Syu’ab Al-Iyman karya Imam al Baihaqi)
Gejala ‘Geodetic wrap’ : Bukti Bumi Tak Berotasi
Gejala ‘Geodtic wrap’ adalah gejala adanya energi dari benda bermassa untuk melengkungkan dimensi udara sekitar.Hal ini pernah dijelaskan para ilmuwan namun mereka sempat menjelaskan : ‘mengapa energi demikian muncul secara simultan di bumi kita ?’
Jawabnya tentu karena bumi kita ini diam yaitu tidak berotasi, sebab jika bumi berotasi maka energi ‘geodetc wrap’ ini akan terhapus oleh gerakan bumi tersebut.Efek ‘geodetic wrap’ dapat dilihat pada peristiwa :
1.Saat kita berkendara seped…a motor.Ketika melewati sebuah pohon,maka frekuensi udara sekitar pohon akan terdengar lebih tinggi.
2.Di antara kepitan dua jari kita terdapat lengkungan dimensi udara yang dapat meneruskan cahaya seperti lensa cekung, karena itu hal ini hanya dapat diamati oleh penderita miopi.
‘Pancaran gelombang kecil yang dihasilkan bersifat simultan antara gelombang bodi dan gelombang permukaan,lain halnya dengan adanya sedikit pergerakan bumi seperti pergeseran lempeng atau gempa maka gelombang yang dihasilkan adalah diskrit.’
Dengan demikian bumi kita tidaklah berotasi apalagi berevolusi dengan kecepatan 30 km/s atau sekitar 1/6EXP-11 parsek/detik, karena jika bumi bergerak dengan cara demikian maka akan dihasilkan grafik yang benar-benar diskrit.Mengapa AS, Jepang dan Eropa tidak menyimpulkan demikian padahal mereka yang telah melakukan eksperimen ini? Hal itu terjadi karena tidak mampunya tekhnologi barat yang diagung agungkan internasional dalam menjawab misteri ini
Teknologi Medan Magnet Bumi dan Rahasianya
Untuk mengkaji sifat magnetik suatu bahan diperlukan suatu ruangan yang memiliki medan magnet homogen dalam arti ‘terbebas’ dari pengaruh medan magnetik bumi.Maka diperlukan suatu kumparan dengan ukuran,banyaknya lilitan dan besar arus listrik serta dalam ukuran ruangan tertentu.Hal ini telah dibuktikan dengan kumparan Helmholtz di Oakland University.Dengan hasil eksperimen :
“medan magnetik yang dipancarkan bumi untuk ditiadakan pengaruhnya oleh kumparan helmholtz bersifat simultan dan tetap besarnya serta tidak berbentuk diskrit(diskrit di sini dalam arti terputus dan tidak tetap jumlahnya).”
Mari kita telaah!
Hal di atas membuktikan bumi tidak bergerak.Sebab jika bumi bergerak maka akan terjadi perubahan besar medan magnetik bumi yang berarti alat kumparan helmholtz tidak bisa ditetapkan baik arusnya,besarnya maupun jumlah lilitannya.Hal ini sesuai rumusan :
dB=m/qr*dv
Namun,kenyataan di Laboratorium Magnet Kettering (AS) membuktikan bahwa ukuran arus listrik,besarnya maupun jumlah lilitan kumparan helmholtz dapat ditetapkan untuk dapat meniadakan pengaruh medan magnetik bumi dan menciptakan medan magnet yang homogen untuk dapat mengkaji sifat magnetik bahan.Dengan demikian,hal ini membuktikan tidak terjadi perubahan besar medan magnetik bumi yang berarti bumi tidak bergerak.
Dengan demikian rahasia yang diketahui pendesain kumparan helmholtz adalah bumi sebagai penghasil medan magnetik adalah diam, sehingga besar medan magnet bumi stabil dengan demikian besar arus listrik dan banyaknya lilitan dapat ditentukan.
Fakta Bumi Diam Vs. Teori Bumi Berotasi
Ronde 1:

Sebenarnya secara fakta percobaan yang dilakukan Michelson-Morley untuk membuktikan keberadaan eter justru hasil percobaan tersebut adalah bukti bahwa bumi diam.
perhatikan!
Dalam eksperimen ini, tidak ditemukan adanya pola pergeseran interferensi dalam arti kecepatan cahaya yang dipancarkan dalam posisi tegak lurus atau searah atau berlawanan arah dengan rotasi bumi seharusnya ditemukan perbedaan kecepatan yang ditandai dengan selisih waktu dari hasil penangkapan detektor,namun hasilnya justru tidak ditemukan selisih waktu yang berarti setiap posisi kecepatan cahaya yang dipancarkan adalah kecepatannya sama.
Hal ini terjadi bukan karena tidak adanya eter, seperti yang mereka katakan,namun justru hal ini menjadi fakta bahwa rotasi bumi tidak ada.Karena jelas secara fisika ,kecepatan cahaya dipengaruhi gravitasi(perhatikan percobaan gravitational red-shift)yang berarti jika benar bumi berotasi maka seharusnya tiap posisi penembakan sumber cahaya akan mempengaruhi kecepatannya dengan adanya eter maupun tidak ada(pikirkan hal ini),karena yang mempengaruhi adalah kecepatan ‘medan rotasi'(jika rotasi ada) terhadap cahaya,bukan eter.
Contoh realita:
Kita berlari di atas eskalator yang bergerak di ruangan beroksigen.
mari kita perhatikan!
jelas yang mempengaruhi perubahan kecepatan kita berlari adalah eskalator yang bergerak bukan oksigen.
Dengan demikian percobaan ini j…ustru membuktikan tidak adanya “eskalator yang bergerak” dalam arti bahwa bumi ini diam.
Nasehat untuk kalian ;
Eter merupakan senyawa kimia yang seharusnya untuk mempermudah mendeteksi keberadaannya di udara dilakukan secara analisis kimia tepatnya analisis kualitatif,bukan dengan interferensi cahaya.Sebab jika demikian,hal ini sama saja dengan mencari ion tembaga dalam larutan dengan sistem pemantulan cahaya,tentu hal ini sulit dilakukan,untuk itu sebaiknya dilakukan secara kimia yaitu dengan penambahan pengendapnya.Sehingga terbentuk endapan Cu(OH)2 yang terlihat mata.
Ronde 2 :
Bandul foucault yang gerakannya menyimpang tiap waktu tertentu dan diklaim sebagai bukti bumi berotasi adalah tidak benar.
Bukti :
Mari kita buat bandul sederhana dari sebuah benda atau lihat jam bandul asli,maka selama 24 jam kita tidak akan melihat penyimpangan bandul,kecuali jika ada gangguan dari udara atau ujung tali bandul.
Hipotesis :
kecurigaan terletak pada ujung tiang bandul foucault yang terhubung dengan sistem katrol dan di bawah medan pasir yang menjadi tanda penyimpangan bandul. Sehingga dari sini Foucault berusaha merekayasa bumi berotasi.
Ronde 3 :
Kita naik mobil tentu dipengaruhi adanya gaya gravitasi dan tentu kita merasakan mobil tersebut bergerak, begitupun kita naik pesawat.Lalu jika bumi berotasi,mengapa kita tidak merasakannya ?(tentu saja ada pengaruh gaya gravitasi)
Jawab:
Karena memang bumi ini diam .
Fakta:
Jika bumi berotasi dengan jari-jari bumi sekitar 6.400 km dalam waktu 24 jam.Berarti kecepatannya mendekati 1.600 km/jam.
Perhatikan!
apakah kecepatan 1.600 km/jam tak terasa oleh kita tentu saja ada gravitasi sementara naik mobil saja dengan kecepatan 80 km/jam kita sangat merasakannya tentu saja di dalam mobil juga dalam pengaruh gravitasi.
Dengan yakin tentu kita tak merasakan bumi bergerak yang berarti memang bumi ini diam.
“sesungguhnya ALLAAH menahan langit dan bumi supaya jangan bergeser… (QS.Fathir:41)
Berkata Imam Ibnu Jarir :”Supaya jangan bergeser dari tempat keduanya”
Tafsir Ibnu Katsir : “Supaya keduanya tidak bergerak dari tempatnya.”
Dengan sedikit pembukaan di atas sekarang marilah kita tilik ke bukti ilmiah sains yang sebenarnya:
A. Gaya lorentz yang diakibatkan medan magnet bumi terhadap matahari
Arus elektron bumi dan garis/flux medan magnetik bumi yang menjalar dari kutub selatan dengan sudut kemiringan mendekati 11 derajat,akan mempengaruhi matahari yang akibatnya matahari akan mengalami ‘gaya lorentz’ yang diakibatkan interaksi antara arus elektron dan medan magnetik bumi,sehingga matahari bergerak mengelilingi bumi.
catatan:
gaya Lorentz yanng terjadi diakibatkan oleh flux medan magnetik bumi yang berfusi dengan phonon(jarak energi interaksi antar elektron) yang energinya maksimum.Phonon mengalami energi yang maksiamum karena berada pada pengaruh suhu tinggi matahari yang mengakibatkan jarak interaksi antar elektron melebar atau memiliki panjang gelombang yang besar,hal ini sesuai dengan rumusan :
phonon length (ta) = lambda^2/ba(jarak elektron ke nukleon)
sehingga hambatannya besar terhadap arus elektron bumi sesuai dengan rumusan :
E=V^2/R*t
oleh sebab itu dalam teknologi dinamo,untuk mempercepat kecepatan putar dinamo dilakukan :
1. penambahan lilitan kumparan.
2. penambahan suhu pada’ sistem’ dinamo.
keduanya dilakukan untuk menambah hambatan sistem dinamo,sehingga dihasilkan gaya lorentz yang lebih besar akibatnya kecepatan putaran dinamo bertambah.Korelasinya dengan revolusi matahari yaitu dengan suhu tinggi matahari maka akan menambah hambatan sisitem ‘listrik-magnet’ bumi sehingga gaya lorentz yang dihasilkan besar

akibatnya kecepatan revolusi matahari terhadap bumi besar,sesuai :
F=B*V/R*l
B.jarak dari bumi kematahari
Rata-rata panjang gelombang puncak spektrum yang dipancarkan matahari adalah 1,75 nanometer, sehingga dengan memasukkannya ke persamaa…n berikut :
lambda=C/T
E=mc(t2-t1)=mgh=mc^2
dengan catatan:
persamaan energi diatas disamakan karena pada faktanya cahaya dipengaruhi pergerakannya oleh gravitasi(graviton) seperti gejala “red-shift gravitational” ,serta cahaya berhubungan dengan panas melalui perantara pergerakan electron(perhatikan percobaan para ilmuwan antara hubungan kalor dan electron) ,dan perumusan ini didasarkan pada teknik menghitung jarak sumber panas dengan radiasi panas :
“sumber yang memancarkan radiasi panas dan cahaya yang dapat diukur jaraknya dengan konsep bahwa benda yang memancarkan radiasi dengan suhu tertentu dapat ditentukan jaraknya dari detektor(microwave dioda detector) dengan rumusan:
s = mc(dt2-dt1)/Bil
untuk jarak matahari dan bumi karena sumber radiasi (dalam hal ini matahari) memancarkan bentuk radiasi ‘cahaya dan panas’ serta suhu matahari sangat tinggi maka formulasi yang digunakan :
E = mc^2 = mgh = mc(dt2-dt1)”
sehingga diperoleh suhu rata-rata matahari mendekati 8.000.000 derajat celcius dan jarak rata-rata permukaan bumi ke matahari mendekati 800 km.
C.materi penyusun matahari
Ada dua kemungkinan :
1.Hanya tersusun dari plasma hidrogen(sebenarnya campuran proton,deuteron dan triton kompleks) sebagai bahan bakar.
2.Terdiri dari dua materi penyusun yaitu plasma hidrogen dan plasma gas yang mudah terbakar lain, misal : metana,etana,propana dan eter.
Kedua kemungkinan ini sama sama kuatnya karena:
a.bisa saja matahari hanya tersusun plasma hidrogen sehingga saat terbakar yang semula nyala apinya bening*(tembus pandang) karena langsung kontak dengan udara(membakar udara) bumi maka menjadi berwarna kuning sebab pada ketinggian 800 km dari permukaan bumi masih ada lapisan udara.Lantas bagaimana dengan ilmu astronomi sekarang yang menyatakan matahari berada pada jarak 150 juta km serta berada pada ruang hampa(tanpa udara)? berarti seharusnya penampakan cahaya matahari bening karena nyala api hidrogen akan tetap bening sebelum kontak(membakar) zat lain.
*nyala api hidrogen bening/tembus pandang sebelum kontak dengan oksigen atau gas atau materi lain berdasarkan hasil eksperimen.
b.kemungkinan kedua sudah jelas nyala matahari akan berwarna karena nyala api hidrogen telah kontak dengan plasma gas lain yang merupakan penyusunnya.
D.kecepatan perputaran matahari pada bumi
Dengan rentang panjang gelombang puncak spektrum 0,2-3,0 nanometer maka bentuk lintasan matahari terhadap bumi lingkaran namun agak lonjong karena memiliki rentang jarak matahari ke inti bumi dari 6500 km – 7900 km, sehingga diperoleh :
-panjang orbit matahari mendekati 45.000 km
-kecepatan revolusi matahari terhadap bumi 524 m/s atau mendekati 1900 km/jam.
E. seimbangya gaya sentrifulgar dengan gaya tarik menarik antara bumi dan matahari
Seimbangnya jumlah gaya sentrifugal matahari dan gaya ke atas akibat tekanan udara terhadap matahari dengan gaya tarik menarik antara bumi dan matahari, sehingga matahari tidak jatuh ke bumi atau lepas dari garis edarnya, sesuai rumusan :
F1=mv^2/r
F2=rho*Vg
F3=G*m1*m2/r^2
F1+F2 = F3
Dengan kecepatan revolusi matahari 524 m/s dan jarak rata rata matahari ke inti bumi 7200 km dan massa matahari mendekati 1 kg (karena massa plasma sangatlah kecil), diperoleh :
F1= 0,04 N
F2= 7,68 N
F3= 7,72 N
maka massa matahari yang terangkat oleh tekanan atmosfer 76,80 % dan pada saat titik ‘qorib'(titik terdekat matahari ke bumi) massa matahari yang terangkat 94,72 %.Hal inilah yang mengakibatkan perubahan musim, karena ketika matahari berada pada titik ‘qorib’ maka tekanan udara sekitar menjadi tinggi dan jika matahari berada pada titik terjauhnya dengan bumi yakni 7900 km dari pusat bumi maka berlaku sebaliknya, dengan sudut orbit matahari 11 derajat terhadap equato

mengenai Pendapat bahwa bumi yang mengelilingi matahari itu adalah pendapat salah rasa, contohnya ketika anda sedang berada didalam kereta api yang sedang tidak berjalan lalu disebelah kereta yang anda tumpangi ada kereta yang sedang berja……lan maka anda akan merasa seakan akan kereta anda berjalan…pahal tidak sama sekali, begitu juga dengan anggapan bumi bulat atau benda2 seperti planet dsb nya bulat itu hanya karena anda melihatnya telah melampaui batas kemampuan penglihatan terbaik anda, contohnya bila anda berada dijalan tol, diarah berlawanan pada jarak tertentu anda aakan melihat seakan laampu mobil yang mengarah ke anda berbentuk bulat sempurna,padahal sebenar lampu tersebut bermacam macam bentuknya,lebih banyak yang kotak malah

sumber. Al-Quran dan Sains/page facebook.com

About Mr Fahrinkstein

Blog Walking

Posted on 22 February 2012, in post and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Comments Off on Matahari dan bulan mengelilingi Bumi, Kebenaran AL-Quran.

Comments are closed.

%d bloggers like this: