EARTH HOUR matikan listrik selama satu jam untuk selamatkan bumi

Berangkat dari petisi internasional, perubahan iklim merupakan salah satu ancaman kehidupan di Bumi yang paling signifikan. Salah satu cara untuk menghambat percepatan sumbernya adalah dengan mengajak setiap individu melakukan perubahan gaya hidup.

Ketergantungan manusia kepada listrik dari masa ke masa semakin meningkat. Sementara, pembangkit listrik mayoritas berbahan bakar fosil (minyak bumi, batu bara, dan gas alam) yang mengeluarkan gas rumah kaca (GRK) berupa karbon dioksida (CO2), dan terbukti berakibat langsung terhadap kenaikan dramatis suhu rata-rata Bumi.

EARTH HOUR adalah salah satu kampanye WWF, organisasi konservasi terbesar di dunia, yang berupa inisiatif global untuk mengajak individu, komunitas, praktisi bisnis, dan pemerintahan di seluruh dunia untuk turut serta mematikan lampu dan peralatan elektronik yang sedang tidak dipakai selama 1 jam, pada setiap hari Sabtu di minggu ke-3 bulan Maret setiap tahunnya. Tahun ini, Earth Hour Day jatuh pada hari Sabtu, tanggal 31 Maret 2012.

Untuk itu, bersama komunitas-komunitas warga yang peduli akan nasib Bumi,  mengajak seluruh masyarakat dunia untuk turut berpartisipasi dalam aksi mematikan lampu yang sedang tidak dipakai selama 1 jam pada tanggal 31 Maret 2012 nanti, mulai pukul 20.30 hingga 21.30 WIB secara serentak.

Kegiatan kecil itu bisa memiliki dampak besar ke seluruh dunia, karena secara serempak dilaksanakan. Jika 10% saja penduduk Jakarta mau ikut serta dalam programini, maka akan menghemat 300MW listrik, setara dengan listrik untuk 900 desa. Juga akan mengurangi 267 ton emisi CO2 yang sama dengan penanaman 267 pohon, karena 1 pohon bisa menghirup CO2 sebanyak 1 ton sepanjang hidupnya.

Selain Jakarta, berbagai kota juga akan mendukung seperti Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Medan dan kota di Kalimantan. Ratusan perusahaan yang memiliki cabang di berbagai daerah juga berkomitmen akan mematikan listrik selama 1 jam.  Sekitar  78% konsumsi energi nasional diserap oleh Pulau Jawa dan Bali, 23% terkonsentrasi di DKI Jakarta dan Tangerang. Dari 23% tersebut 33% adalah sektor rumah tangga yang paling banyak menghabiskan energi listrik, kedua industri dengan 30%, disusul bisnis dan gedung komersiil 30%, gedung pemerintahan 3% dan 4% oleh fasilitas publik dan sosial. Indonesia akan menjadi bagian dari 1 miliar penduduk dunia yang ikut serta dalam program Earth Hour. Pada 2009 lalu penduduk Indonesia yang ikut serta sekitar ratusan ribu orang, sementara target 2010 ini adalah jutaan orang bisa bergabung mematikan lampu dan listrik secara serentak,.

Memang isu lingkungan tidak segemerlap politik tetapi kami ingin masyarakat sadar dengan lingkungannya. Pejuang lingkungan akan terus berjuang dengan berbagai peringatan isu lingkungan, Earth Day, Water Day, mencegah pembalakan liar, perawatan daerah aliran sungai, dan sebagainya. Intinya kami ingin mengajak manusia mengubah gaya hidup agar lebih menghargai lingkungan dan menghimbau bisa ikut serta dalam program kampanye tersebut.

Kampanye Earth Hour bisa berdampak untuk menekan emisi gas rumah kaca dan menghemat energi. Meskipun hanya 1 jam dan terlihat seperti tidak efektif, tetapi efek dominonya akan sangat besar ke depan.  Di balik keingintahuan masyarakat tentang Earth Hour akan memicu pertanyaan yang akhirnya akan mengajak masyarakat mengimplementasikannya untuk menyelamatkan bumi dari pemanasan global dengan kesadaran. Ini adalah simbol dan bentuk kepedulian masyarakat terhadap penanggulangan perubahan iklim, terutama melalui upaya penghematan energi dari penggunaan listrik.

“Mari kita lihat dalam aksi tahun ini, berapa kilowatt seluruh negara dapat menghemat listrik untuk kepentingan Bumi. Semoga kita dapat berkontribusi besar dalam Earth Hour Day tahun ini dan di hari-hari selanjutnya. Dengan membiasakan mematikan elektronik rumah yang tidak terpakai, paling tidak mematikan lampu rumah yang tidak sedang diperlukan,  kota kita turut menyelamatkan Bumi,” dukung Earth Hour Day di hadapan komunitas-komunitas yang ada di lingkungan sekitar kita.

Ayo,kita, matikan lampu dan elektronik lain yang tidak diperlukan pada hari Sabtu, 31 Maret 2012 nanti, selama 1 jam mulai pukul 20.30 – 21.30. Dukung gerakan “Setelah Satu Jam, Jadikan Gaya Hidup”.

INI AKSIKU MANA AKSIMU !

About Mr Fahrinkstein

Blog Walking

Posted on 28 March 2012, in post and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Comments Off on EARTH HOUR matikan listrik selama satu jam untuk selamatkan bumi.

Comments are closed.

%d bloggers like this: